Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Contact me on Twitter , Instagram , and Facebook
For Fast Respond, send email to 11.6837@stis.ac.id
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Rabu, 30 Maret 2011

Alga Cokelat (Phaeophyta)

a. Ciri-Ciri
1.      Ukuran talus mulai dari mikroskopis sampai makroskopis yang berbentuk tegak, bercabang, atau filamen tidak bercabang.
2.      Memiliki kloroplas tunggal yang berbentuk lempengan diskoid (cakram) dan benang.
3.      Memiliki pirenoid (tempat menyimpan cadangan makanan/laminarin) di dalam kloroplas.
4.      Bagian dalam dinding sel tersusun dari lapisan selulosa, sedangkan bagian luarnya tersusun dari gumi. Pada dinding sel dan ruang antarsel terdapat asam alginat (algin).
5.      Memiliki jaringan transportasi air dan zat makanan yang analog dengan jaringan transportasi pada tumbuhan darat.

b. Cara Hidup      
            Alga cokelat umumnya hidup di air laut yang bersuhu agak dingin dan sedang. Hanya beberapa jenis alga cokelat yang hidup di air tawar. Di daerah subtropis, alga cokelat hidup di daerah intertidal (daerah litoral sampai sublitoral). Di daerah tropis, alga cokelat hidup di kedalaman 220 m pada air yang jernih.
            Phaeophyta bersifat autotrof. Fotosintesis terjadi di helaian yang mirip daun. Gula yang dihasilkan ditransportasikan ke tangkai yang mirip batang.

c. Reproduksi
            - Reproduksi aseksual
                        Terjadi melalui pembentukan zoospora berflagela dan fragmentasi.
- Reproduksi seksual
Terjadi secara oogami atau isogami, di mana reproduksinya hampir sama dengan pembiakan generatif tumbuhan tingkat tinggi. Proses oogami adalah sebagai berikut. Ujung lembaran talus yang fertil membentuk reseptakel (badan yang mengandung alat pembiak). Di dalamnya terkandung konseptakel yang mengandung anteridium (sel-sel berbentuk jorong yang rapat satu sama lain pada filamen pendek bercabang yang muncul dari dasar dan tepi konseptakel) yang menghasilkan spermatozoid dan oogonium (badan yang duduk di atas tangkai) yang menghasilkan sel telur dan benag-benag mandul (parafisis). Tiap anteridium menghasilkan 64 spermatozoid. Tiap oogonium menghasilkan 8 sel telur. Tetapi, hanya 40% dari sel telur yang dapat dibuahi dan hanya 1 atau 2 dari setiap 100.000 spermatozoid dapat membuahi sel telur. Zigot lalu membentuk dinding selulosa dan pektin, lalu  melekat pada suatu substrat dan tumbuh menjadi individu baru yang diploid.

d. Peranan dalam Kehidupan
Algin (asam alginat) digunakan dalam pembuatan es krim, pil, tablet, salep, obat pembersih gigi, lotion dan krim sehabis mencukur. Selain itu, Phaeophyta juga digunakan untuk makanan ternak dan sebagai pupuk karena kandungan nitrogen dan kaliumnya cukup tinggi dengan fosfor yang rendah.

0 komentar:

Poskan Komentar