Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Contact me on Twitter , Instagram , and Facebook
For Fast Respond, send email to 11.6837@stis.ac.id
English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 04 Januari 2011

Menuju Kemakmuran Selanjutnya




Memang sangat menyedihkan bila mendengar tentang nasib orang yang menyerah di tengah jalan, karena tidak tahan terhadap tantangan.  Namun ada hal yang lebih tragis, yaitu orang yang menyerah justru setelah memenangkan pertarungan.

Saat kemakmuran tiba, hendaknya jangan hal itu menjadikan anda lemah.  Nikmati datangnya setiap hari, baik dalam susah maupun senang.  Jadikan setiap bagian hidup anda berarti.  Dan untuk itu anda harus tetap bertekun.  Sekalipun dalam keadaan berkecukupan.
Apakah anda yakin dapat mencapai keadaan dimana anda tidak perlu lagi pergi kerja…?

Tentu saja, sangat menyenangkan bila anda tidak perlu lagi menunggu-nunggu tanggal gajian.  Tetapi hal itu seharusnya tidak mengubah anda untuk TETAP membuat perubahan dalam hidup.  Hidup anda menjadi berarti – bukan dengan cara melarikan diri dari tantangan dan tanggung jawab, melainkan dari membuat tantangan yang lebih besar dan lebih berarti.
Jangan jadikan kemakmuran sebagai alasan untuk menyerah atau berleha-leha, melainkan gunakan hal itu sebagai pijakan untuk mencapai hal yang lebih tinggi.  Tantang diri anda.  Tetaplah sibuk bekerja dan berusaha.  Buat perbedaan.  Karena anda tidak ingin kalah setelah menang.


Sumber: Resensi

0 komentar:

Poskan Komentar